telah kupilih engkau
diantara gunungan lelaki
telah kunistakan diriku
untuk menyatakan cinta padamu
kau yang berbeda dari semua
kau yang berwarna nila
kau yang berbau kamboja
kau yang berupa ombak
padamu kudapatkan cinta
cinta yang mematikan
padamu kutemukan damai
damai yang menenggelamkan
padamu kurasakan bahagia
bahagia yang menyesakkan
pada kita terdapat cinta
pada kita bertemu damai
pada kita merasa bahagia
cintakah?! damaikah?! bahagiakah?!
aku... kamu... kita...
diantara ombak yang mematikan, menenggelamkan
menyesakkan memang...
26.1.08
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
pelangi lalu
-
▼
2008
(10)
-
►
April
(8)
- duniaku sepi sekali, ingin si sunyi pergi, minumla...
- 1,2,3,…,4,5,…,50,60,…., 113…. Huhhhhh, banyak sek...
- kuberjalan terus tanpa henti dan diapun kini telah...
- Kabut kenangan menyelimutiku… Rasanya baru kemari...
- meski aku melihatnya seabad yang laluwarna pelangi...
- bayanganmu sering datang namun jarang pergi kadang...
- tiba tiba saja kau menghilang seperti sepotong sen...
- mari kita bunuh diri akan kuminum darahmu dan kau ...
-
►
April
(8)
-
►
2007
(14)
-
►
November
(14)
- ya... ya... ya... kau bukan hanya milikku seorang....
- aku tak punya kaki untuk melangkah, aku tak punya ...
- siapa yang tahu kemana awan berarak? siapa yang ta...
- kau dan aku
- aku ingin menelanmu bulat2 agar tak apa pun memili...
- gulita siangku tanpa redupmu 03112007, 15.01
- O R G A S M E
- keluku kelakau "r"
- aku
- kenapa?!
- pinjamkan aku sebelah sayapmu
- inginku
- sebagai catatan kenangan
- i dedicated this blog 4 r, c, b, a, my self, n u.....
-
►
November
(14)
4 komentar:
Satu
Jika tidak ada Barat, adakah Timur?
Kalau tidak ada yang sama, adakah yang beda?
Jika tidak ada kamu apa jadinya aku
Telah kulukis ombak yang bergulung-gulung, berhenti pada satu garis kemudian pecah bersama karang dan pasir. Begitupun yang kuharap dapat mempersempit jarak antara kita. Namun seperti juga aku yang laut, pasang surut adalah serpihan yang selalu mengikuti selama rembulan masih berputar.
Telah kubuang di tengah lautan, cinta dan rindu ini agar lebur bersama air dan gelombang. Begitupun yang aku inginkan agar dia berhenti mengejarku. Namun seperti juga aku yang laut, arus akan membawanya kembali selama angin dan musim masih bergerak.
che cosa se scrivo per commentare il vostro del poem bunda?questa volta espressi la vostra totalità, esso siete come un ephipany
del narration romantico, in modo da viva...vedo la spiaggia nelle vostre parole, io ritengo la pioggia nelle
vostre frasi...ho visto la guerra della tristezza e del erotism...lo gradisco...desidero sempre il vostro lustro di amore e mai non sono tenebroso...la conservazione scrive bunda...
artine opo to bhet???
bunda ora ngerti babar blas...
Poskan Komentar