duniaku sepi sekali,
ingin si sunyi pergi,
minumlah aku ekstasi,
sambil menari-nari,
dunia jadi berwarna warni,
dimana-mana pelangi,
tapi,
nasib apes ku ketabrak lari,
jadi kaki diamputasi,
belum reda kejut diri,
masih pula dicaci maki,
lalu ditinggal pergi,
aku frustasi,
coba-cobi bunuh diri,
lompat dari gedung tinggi,
eehhh kesangkut tali,
bukannya mati,
malah ketangkep polisi,
alih-alih mati,
jd sinting setengah mati,
RS gila pun menanti,
hi hi hi hi hi,
sambil jemur gigi,
salah sendiri,
siapa suruh minum ekstasi,
dia pergi,
melarikan diri,
tak lagi terangi hati,
hilang pelangi,
sendiri,
sunyi,
sepi,
mimpi,
mati,
,,,_,,,,,_,,,,_,,,,_,,,,,,,
pelangi lalu
-
▼
2008
(10)
-
▼
April
(8)
- duniaku sepi sekali, ingin si sunyi pergi, minumla...
- 1,2,3,…,4,5,…,50,60,…., 113…. Huhhhhh, banyak sek...
- kuberjalan terus tanpa henti dan diapun kini telah...
- Kabut kenangan menyelimutiku… Rasanya baru kemari...
- meski aku melihatnya seabad yang laluwarna pelangi...
- bayanganmu sering datang namun jarang pergi kadang...
- tiba tiba saja kau menghilang seperti sepotong sen...
- mari kita bunuh diri akan kuminum darahmu dan kau ...
-
▼
April
(8)
-
►
2007
(14)
-
►
November
(14)
- ya... ya... ya... kau bukan hanya milikku seorang....
- aku tak punya kaki untuk melangkah, aku tak punya ...
- siapa yang tahu kemana awan berarak? siapa yang ta...
- kau dan aku
- aku ingin menelanmu bulat2 agar tak apa pun memili...
- gulita siangku tanpa redupmu 03112007, 15.01
- O R G A S M E
- keluku kelakau "r"
- aku
- kenapa?!
- pinjamkan aku sebelah sayapmu
- inginku
- sebagai catatan kenangan
- i dedicated this blog 4 r, c, b, a, my self, n u.....
-
►
November
(14)
1 komentar:
daripada bunuh diri
mending kita dagang sapi
di pasar yang tak sepi
Poskan Komentar